Mei 10, 2021

pakapri.net

menjadi pribadi bermanfaat

Solo Menolak Daging Anjing

solo menolak daging anjing

solo menolak daging anjing

 AKSI “SOLO MENOLAK DAGING ANJING”

solo menolak daging anjing
solo menolak daging anjing

Diposting oleh akun instagram @kotasolo_fp @soloinfo dan @beritasolo.id dengan hastag #dogsarenotfood #anjingsahabatmanusia. Beberapa orang menggelar aksi di depan balai kota solo memegang spanduk “SOLO MENOLAK DAGING ANJING”. Aksi ini adalah bentuk kepedulian mereka kepada binatang yang dikenal dekat dengan manusia. Selain itu juga memviralkan hastag #dogsarenotfood #anjingsahabatmanusia di media sosial.

Aksi ini murni digelar oleh aktivis penyayang binatang khususnya anjing dengan berbagai jenisnya. Tidak ada intervensi dari satu golongan agama tertentu yang mengharamkan daging anjing bagi agama tersebut. “Diperkirakan setiap bulan terdapat 13.700 ekor anjing yang dijual belikan dan dikonsumsi di kota solo”, ungkap aktivis pecinta anjing di Kota Solo.

Akrab ditelinga kita bahwa daging anjing mengandung cacing yang menjadi sumber dari berbagai penyakit. Akan tetapi hal itu tidak dapat menghentikan maraknya perdagangan daging anjing di solo raya. Ada berbagai menu yang menjadi favorit bagi para konsumen antara lain sate jamu, goreng bawang, rica-rica, asam manis, saus padang, tongseng, dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Lowongan Kerja Guru Sekolah Islam

bahaya daging anjing

Dikutip dari One Green Planet, sekitar 10.000 anjing dan 300 orang meninggal akibat rabies setiap tahunnya. Meskipun ada upaya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memvaksinasi anjing secara massal demi mencegah penyebaran rabies, perdagangan daging anjing ini membuat pencegahan rabies sangat sulit.

Dikutip dari dokter sehat.com bahwa selain rabies, ada kemungkinan kita terpapar bakteri E Coli dan salmonella jika mengkonsumsi daging anjing. Tak hanya itu, beberapa bakteri berbahaya layaknya antraks, hepatitis, leptospirosis, serta parasit layaknya trichinella yang bisa saja menginfeksi manusia jika daging anjing yang dimakan tidak benar-benar dimasak dengan matang.

Mengingat penjaja makanan daging anjing kerap asal mengambil anjing liar, bisa jadi anjing ini sudah diberi antibiotik dengan dosis tinggi oleh dinas kesehatan setempat demi mencegah penularan penyakit. Yang menjadi masalah adalah, jika mengkonsumsinya, maka tubuh manusia akan beresiko besar mengalami resisten pada efek antibiotik sehingga jika jatuh sakit, akan sangat sulit untuk sembuh.

Berdasarkan secuil ulasan diatas masihkan anda berpindah dari konsumen daging anjing ke yang lainnya yang lebih aman ???

Baca Juga :   link live streaming Southampton vs Chelsea

Total View 163 total views, Views Today 3 views today