Habib Zein Al Kaff Meninggal Dunia di RS Al Irsyad Surabaya 10 mei 2020

Habib Zein Al Kaff Meninggal Dunia di RS Al Irsyad Surabaya

Habib Zein Al Kaff Meninggal Dunia – Seorang Tokoh Agama yang namanya mulai mencuat semenjak isu Syiah muncul di Indonesia, sekaligus pimpinan pesantren Al Bayyinat Surabaya dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya. Belum diketahui penyebab meninggalnya beliau. Sampai detik ini belum ada keterangand ari pihak rumah sakit maupun keluarga.

habib zein al kaff meninggal dunia

Habib Zein Al Kaff Meninggal Dunia

Berita ini juga disampaikan di website resmi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) bahwa beliau telah wafat pada hari ahad 10 mei 2020 pukul 17.40 WIB di RS Al Irsyad Surabaya. Beliau merupakan ketua majelis syura ANNAS sekaligus Pengurus Majelis Ulama’ Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Majelis Tinggi NU Jawa Timur.

Suara beliau yang lantang seakan menabuh genderang perang melawan syiah begitu menggelegar sehingga banyak kalangan tokok syiah yang kebakaran jenggot. Bahkan beliau sempat mengeluarkan statement yang menyinggung kalangan habaib ,“Kalau ada Habib yang menjadi Syiah, maka telah berkhianat kepada datuknya (Rasulullah Saw). Kalau ada Habib tidak berjalan diatas jalan Habib dia bukan Habib, tetapi mereka mantan Habib,” tegasnya seperti dikutip Kiblat.net dari an-najah.net 

Semoga perjuangan beliau dalam memerangi aliran sesat syiah dilanjutkan oleh generasi muda sehingga estafet dakwah terus berjalan hingga yaumil qiyamah.

Kami dari pakapri.net turut berbela sungkawa atas meninggalnya Habib Zein Al Kaff. Semoga beliau Khusnul Khatimah diampuni segala dosanya dan mendapatkan anugerah jannah bersama para nabi, syuhada, shadiqin dan orang-orang salih. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

“ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA ‘AAFIHI WA’FU ‘ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI’ MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A’IDZHU MIN ‘ADZAABIL QABRI AU MIN ‘ADZAABIN NAAR”

(Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *