Menolak Karantina, WNA Canada Craig Anthony Baker Bentak Kapolres Magelang

KAPOLRES MAGELANG DIBENTAK WNA  CANADA

Kisah ini berawal saat Craig Anthony Baker (53) Seorang Warga Negara Canada ingin menemui anaknya. Dia tinggal di Pesona celibut 1 blok A5 nomor 12 Kab Bogor. Saat ini rumah tangganya sedang retak entah kenapa yang jelas saat ini masih dalam proses perceraian dengan istri Devi Setiarini.

Maksud kedatangan Craig Anthony Baker adalah untuk berkunjung ke rumah mertuanya di Perum Depkes Kota Magelang. Ia sengaja datang dari bogor untuk menemui Hans Baker anak kandung mereka yang tingga bersama mertua.

Craig Anthony Baker Menolak Karantina

Namun ketika sampai di rumah mertua, Craig Anthony Baker tersebut marah – marah bahkan sampai membentak dan menolak untuk melakukan karantina oleh satgas covid 19.

Meski dengan nego yang alot, Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, SIK, MM, CFE dengan kesabaran tingkat dewa, mereka terus berusaha memberikan pemahaman dan pengertian akan pentingnya Isolasi dalam masa covid 19.

Alhamdulillah pada akhirnya meskipun proses negosiasi dari pukul 10.00 WIB kini telah membuahkan hasil dengan datangnya petugas laboratorium dinas kesehatan Kota Magelang ke TKP guna melakukan pengambilan darah untuk antisipasi penyebaran covid19

Serta 1 tim dari imigrasi klas II Wonosobo yang datang sesaat kemudian, di bawah kendali Agus Sucipto guna melakukan pengecekan dan keabsahan identitas dan melakukan tindakan hukum kepada WNA tersebut

Hingga pukul 15. 45 wib, WNA asal Canada Sdr. Craig Anthony Baker, Hans baker (anak), ibu Nanik Suprapti (mertua) di lakukan karantina untuk 14 hari ke depan di RS Budi Rahayu.

Terima kasih kepada para satgas covid 19 baik dari kepolisian, aparat militer, tenaga medis dll yang telah berjibaku mengamankan keselamatan penduduk indonesia. Semoga kalian senantiasa diberikan kekuatan serta kesehatan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sajajar Id (@sajajar.id) on

source:
sajajar.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *